Selasa, 02 Juni 2015

Brasta Seta PROMO!!!




Jangan ngaku sebagai pecinta komik Indonesia bila belum membaca komik Brastaseta! Sebuah komik silat petualangan penuh humor yang dijamin bikin cekikikan.
Komik ini berkisah tentang seorang pendekar yang nggak jago-jago amat, sering ceroboh dan terlalu gampang jatuh cinta. Dalam kisah ini dia berusaha menggagalkan usaha seorang pangeran yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan sebuah sayembara.

Dari testimoni para pembaca, kebanyakan sangat puas membaca komik ini. Hal ini membuat aku sering mimpi buruk. Karena mereka menuntut lanjutannya.

Ini memang salahku. Sebenarnya komik ini langsung tamat. Tapi penerbit memintaku untuk membuat lanjutannya. Dengan terburu-buru dan kurang persiapan matang aku pun membuat cerita lanjutannya. Saat komik sudah jadi 50 persen aku merasa ceritanya berantakan dan tak layak diterbitkan. Selain itu kondisi perkomikan pada saat itu belum kondusif (2009) membuat penjualan komik kurang begitu menggembirakan
Kedua alasan itu membuatku jadi malas untuk melanjutkannya.

Beberapa waktu yang lalu aku membuat komik indie "Dek jaman Biyen". Dan aku mulai berpikir kayaknya asyik kalau Brastaseta aku lanjutin sebagai komik indie. Alhamdulillah kini ceritanya sudah selesai. Tinggal digambar. Semoga prosesnya berjalan mulus.
Dalam kisah ini Brasta sudah menikah, ceritanya jadi rada dewasa dan kurang layak dibaca anak-anak. Judul sementara "Begal Alas Rungkut"


Sambil menunggu komiknya selesai, bagi yang belum membaca komik Brastaseta boleh order ke saya. Bagi yang komiknya hilang atau dikudeta keponakan, ayo beli lagi. Mumpung lagi promo. Cuma di Sawudhele Dewe Comics.



Transfer ke rekening BCA No rek 5860711313
A/n Wahyu Hidayat 

Kirim bukti transfer lewat 
Whatsapp : 08561256466
BBM         : 79C51040
Jangan lupa sertakan alamat dan no telponnya. 

Jumat, 15 Mei 2015

Apa kata mereka tentang komik "Dek Jaman Biyen"







Kalau yang ini nggak perlu komentar lagi dehhh...

Bagi anda yang ingin juga mengenang masa lalu buruan beli komiknya :)

Senin, 27 April 2015

Komik "Dek Jaman Biyen"


Klik untuk memperbesar

Apa yang ada dalam pikiran anak sekarang bila ditanya tentang pletokan atau plembungan? Mungkin mereka akan mengira itu sejenis buah-buahan atau mungkin nama makanan.
Wajar bila generasi sekarang nggak tahu pletokan ataupun plembungan, karena itu adalah mainan yang ngetrend pada tahun 80an.

Komik "Dek Jaman Biyen" berusaha mengulas tentang kehidupan anak-anak desa di tahun 1980an. Terutama tentang berbagai permainan dan jajanan yang terkenal pada masa itu. Yang perlahan tapi pasti mulai menghilang dari peradaban.
Bila jaman dulu anak-anak bermain secara riil, sekarang anak-anak bermain tembak-tembakan atau main masak-masakan secara virtual di layar tablet.
Teknologi membuat manusia malas bergerak, hal itu sebenarnya kurang baik untuk perkembangan anak.

Komik Dek Jaman Biyen berusaha mengingatkan kembali bagi generasi 80an bahwa sebenarnya kehidupan anak-anak jaman dulu lebih menyenangkan daripada kehidupan anak anak jaman sekarang.
Bila dulu anda suka main pletokan, meniup balon plembungan, baca komik silat, melempar gambar umbul, makan "anak mamee" berarti anda wajib baca komik ini.
Sekedar untuk bernostalgia atau mungkin untuk mengenalkan kehidupan masa lalu pada sang anak.

Sayangnya komik ini tak tersedia di toko buku kesayangan anda. Karena ini komik indie yang pemasarannya terbatas. 


Ukuran Komik      : 19 X 27 cm bookpaper
Jumlah halaman  : 32 halaman
Harga                   : Rp. 30.000,- (belum termasuk ongkos kirim)
Dicetak terbatas

Tidak tersedia di toko buku kesayangan anda

Cara Pemesanan: 

Konfirmasi dulu ongkos kirimnya 
atau bisa langsung cek di http://www.posindonesia.co.id/index.php/loginall-comuser-views/tarif-kiriman/kiriman-pos-domestik dengan daerah pengiriman Jakarta Barat dan berat sekitar 130 gr


Transfer ke rekening BCA No rek 5860711313
A/n Wahyu Hidayat 

Kirim bukti transfer lewat 
Whatsapp : 08561256466
BBM         : 79C51040
Untuk mempermudah pengecekan.
Jangan lupa sertakan alamat lengkap beserta nomor teleponnya.

Langsung deh komik dikirim


Kamis, 13 November 2014

Selasa, 23 September 2014

DOBO: Mangga Bekas Kalong

klik untuk memperbesar


Kisah ini merupakan pengalaman waktu kecilku di kampung.


Saat itu di rumahku yang berhalaman luas banyak tumbuh pohon mangga. 
Ada beberapa jenis mangga, tapi yang kuingat hanya mangga kweni dan mangga sengir.
Mangga kweni kulitnya agak tebal, seratnya agak tebal dan berbau wangi yang menyengat hidung.
Mangga sengir untuk saat ini sudah jarang ditemukan. Padahal mangga ini menurut aku merupakan mangga yang paling uenak di dunia. Tekstur dan manisnya sangat pas, enaknya susah dilukiskan dengan kata-kata, harus dengan gigitan di mulut.



Ketika malam menjelang. Saat hendak terlelap dalam mimpi. 
Sayup-sayup aku mendengar suara "bug!". Suara ini nggak keras, namun aku bisa mendengarnya. Mungkin aku punya pendengaran ultrasonic he he.
Dari intonasi suara yang kudengar aku yakin suara itu mangga yang jatuh akibat dari gigitan kalong.
Biasanya kalau mendengar suara itu, bila belum terlalu malam aku langsung mengambil senter dan keluar rumah untuk mencari mangga itu.
Namun bila terlalu malam, aku biarkan saja. Nanti aku cari besok pagi saja dan berharap mangga itu tak diketemukan oleh orang yang lagi ngeronda.



Pagi buta, setelah ayam berkokok. Aku beranjak dari tempat tidur untuk mencari mangga bekas kalong. Biasanya di bawah satu pohon mangga kita bisa menemukan dua atau tiga mangga yang tergeletak di tanah. Namun berhubung statusnya sebagai barang sisa, ada mangga yang digigit kalong cuma sedikit ada juga yang disisain cuma sedikit.
Yang kuambil tentu saja yang buahnya masih banyak.
Aku mencari mangga nggak cuma di halaman rumah, tapi juga di kebon tetangga.
Mungkin ini bisa dianggap mencuri, tapi di kampungku bila ada mangga yang tergeletak di tanah maka hukumnya " yang menemukan adalah yang memiliki" he he.



Mangga yang kutemukan kemudian aku simpan di dapur. Nanti siang sehabis pulang sekolah aku makan. Tentu saja bekas gigitan sang kalong dibuang terlebih dahulu.
Mungkin ini kedengarannya jorok, nggak higienis dan mengundang penyakit. Tapi percayalah rasanya dasyat banget.
Hal ini karena indra penciuman kalong sangat tajam, sehingga ia bisa menemukan mangga dengan tingkat kematangan yang sempurna.



Bandingkan dengan mangga yang biasa kita konsumsi saat ini. Mangga itu dipetik saat mangga belum terlalu matang. Kemudian dimatangkan dengan paksa dengan karbit. Jadi rasanya tentu saja tidak spektakuler.


Saat ini karena pengaruh teknologi, menanam pohon mangga tak memerlukan waktu yang lama untuk menunggu pohon itu berbuah. Berbeda dengan jaman dahulu yang harus menunggu bertahun-tahun sampai pohon yang kita tanam berbuah.
Hal ini juga mempengaruhi rasa. Walau matang di pohon, rasa mangga jaman sekarang nggak dasyat lagi.



Selasa, 16 September 2014

Dobo: BERTEDUH


Karena keterbatasan waktu, kini Dobo hadir dalam warna hitam putih,.. he he he.
Harap Maklum.

Sabtu, 13 September 2014

Sketsa cover Komik KANCIL

Setelah membaca komik Kancil, lalu saya corat-coret untuk gambar covernya.

Sketsa cover komik si Kancil


Kemudian Rizki Goni menggambarnya dengan lebih keren, Dengan beberapa penyesuaian tentunya.

Si Kancil, Cendana Art Media

Dan tak lama lagi komik ini akan segera hadir di toko buku terdekat anda.


Senin, 08 September 2014

Dobo: ICE BUCKET CHALLENGE


Dobo ditantang Si Koel untuk melakukan Ice Bucket Challenge.

Kharakter "Koel" milik Kurnia Harta Winata

Rabu, 16 April 2014

BREAK sebentar!

Buat pengunjung setia blog Dobo: Mohon maaf bila untuk sementara waktu blog ini akan terbengkalai sementara dikarenakan yang punya blog sedang sibuk dengan sesuatu yang penting dalam hidupnya.


Kamis, 03 April 2014

DOBO 08: Bau Badan



Nyanyian Dobo membuat burung-burung kabur dari sarangnya, kalau di jaman sekarang mungkin akan mengganggu sinyal penerbangan.
Hal lain yang membuat nggak nyaman adalah bau badannya yang membuat mabuk penghuni sungai.

Jumat, 28 Maret 2014

Membuat Sketsa Cover Komik

Selain bikin komik sendiri, saya juga punya job sampingan me-layout komik orang lain, kadang sekalian membuat konsep cover komiknya.

Membuat konsep cover comik merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah.
Susahnya: cover komik harus tampil menarik, nggak melenceng dari cerita, membuat penasaran dan yang penting harus "menjual".
Gampangnya: setelah konsep selesai (berupa sket kasar) kita tinggal melemparnya ke orang lain.

Berikut ini beberapa contoh konsep cover yang pernah saya bikin. (Klik untuk memperbesar).


Digambar oleh Zarki


Digambar oleh Sungging Priyanto (Studio 610)


Digambar oleh Sungging Priyanto (Studio 610)
Ingat saat mendesain Cover komik, pastikan kamu menyediakan space untuk menaruh judul, penerbit dan nama pengarang.

Rabu, 19 Maret 2014

DOBO 06: BELAJAR DARI PENGALAMAN


Asbu Jamke, singa paling buas di lembah Cingku Rongga rupanya cukup cerdas, ia tak mau untuk kedua kalinya kejatuhan tubuh Dobo yang cukup berat.
Namun perkiraannya kali ini meleset, ia tetep kena sial.

Sepertinya Dobo dan Asbu Jamke akan jadi musuh bebuyutan, dengan perseteruan tak kunjung henti.