Senin, 30 Oktober 2017
Kamis, 28 September 2017
Rabu, 06 September 2017
Selasa, 02 Juni 2015
Brasta Seta PROMO!!!
Jangan ngaku sebagai pecinta komik Indonesia bila belum membaca komik Brastaseta! Sebuah komik silat petualangan penuh humor yang dijamin bikin cekikikan.
Komik ini berkisah tentang seorang pendekar yang nggak jago-jago amat, sering ceroboh dan terlalu gampang jatuh cinta. Dalam kisah ini dia berusaha menggagalkan usaha seorang pangeran yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan sebuah sayembara.
Dari testimoni para pembaca, kebanyakan sangat puas membaca komik ini. Hal ini membuat aku sering mimpi buruk. Karena mereka menuntut lanjutannya.
Ini memang salahku. Sebenarnya komik ini langsung tamat. Tapi penerbit memintaku untuk membuat lanjutannya. Dengan terburu-buru dan kurang persiapan matang aku pun membuat cerita lanjutannya. Saat komik sudah jadi 50 persen aku merasa ceritanya berantakan dan tak layak diterbitkan. Selain itu kondisi perkomikan pada saat itu belum kondusif (2009) membuat penjualan komik kurang begitu menggembirakan
Kedua alasan itu membuatku jadi malas untuk melanjutkannya.
Beberapa waktu yang lalu aku membuat komik indie "Dek jaman Biyen". Dan aku mulai berpikir kayaknya asyik kalau Brastaseta aku lanjutin sebagai komik indie. Alhamdulillah kini ceritanya sudah selesai. Tinggal digambar. Semoga prosesnya berjalan mulus.
Dalam kisah ini Brasta sudah menikah, ceritanya jadi rada dewasa dan kurang layak dibaca anak-anak. Judul sementara "Begal Alas Rungkut"
Sambil menunggu komiknya selesai, bagi yang belum membaca komik Brastaseta boleh order ke saya. Bagi yang komiknya hilang atau dikudeta keponakan, ayo beli lagi. Mumpung lagi promo. Cuma di Sawudhele Dewe Comics.
Komik ini berkisah tentang seorang pendekar yang nggak jago-jago amat, sering ceroboh dan terlalu gampang jatuh cinta. Dalam kisah ini dia berusaha menggagalkan usaha seorang pangeran yang menghalalkan segala cara untuk memenangkan sebuah sayembara.
Dari testimoni para pembaca, kebanyakan sangat puas membaca komik ini. Hal ini membuat aku sering mimpi buruk. Karena mereka menuntut lanjutannya.
Ini memang salahku. Sebenarnya komik ini langsung tamat. Tapi penerbit memintaku untuk membuat lanjutannya. Dengan terburu-buru dan kurang persiapan matang aku pun membuat cerita lanjutannya. Saat komik sudah jadi 50 persen aku merasa ceritanya berantakan dan tak layak diterbitkan. Selain itu kondisi perkomikan pada saat itu belum kondusif (2009) membuat penjualan komik kurang begitu menggembirakan
Kedua alasan itu membuatku jadi malas untuk melanjutkannya.
Beberapa waktu yang lalu aku membuat komik indie "Dek jaman Biyen". Dan aku mulai berpikir kayaknya asyik kalau Brastaseta aku lanjutin sebagai komik indie. Alhamdulillah kini ceritanya sudah selesai. Tinggal digambar. Semoga prosesnya berjalan mulus.
Dalam kisah ini Brasta sudah menikah, ceritanya jadi rada dewasa dan kurang layak dibaca anak-anak. Judul sementara "Begal Alas Rungkut"
Sambil menunggu komiknya selesai, bagi yang belum membaca komik Brastaseta boleh order ke saya. Bagi yang komiknya hilang atau dikudeta keponakan, ayo beli lagi. Mumpung lagi promo. Cuma di Sawudhele Dewe Comics.
Transfer ke rekening BCA No rek 5860711313
A/n Wahyu Hidayat
Kirim bukti transfer lewat
Whatsapp : 08561256466
BBM : 79C51040
Jangan lupa sertakan alamat dan no telponnya.
Jumat, 15 Mei 2015
Apa kata mereka tentang komik "Dek Jaman Biyen"
Kalau yang ini nggak perlu komentar lagi dehhh...
Bagi anda yang ingin juga mengenang masa lalu buruan beli komiknya :)
Senin, 27 April 2015
Komik "Dek Jaman Biyen"
![]() |
| Klik untuk memperbesar |
Apa yang ada dalam pikiran anak sekarang bila ditanya tentang pletokan atau plembungan? Mungkin mereka akan mengira itu sejenis buah-buahan atau mungkin nama makanan.
Wajar bila generasi sekarang nggak tahu pletokan ataupun plembungan, karena itu adalah mainan yang ngetrend pada tahun 80an.
Komik "Dek Jaman Biyen" berusaha mengulas tentang kehidupan anak-anak desa di tahun 1980an. Terutama tentang berbagai permainan dan jajanan yang terkenal pada masa itu. Yang perlahan tapi pasti mulai menghilang dari peradaban.
Bila jaman dulu anak-anak bermain secara riil, sekarang anak-anak bermain tembak-tembakan atau main masak-masakan secara virtual di layar tablet.
Teknologi membuat manusia malas bergerak, hal itu sebenarnya kurang baik untuk perkembangan anak.
Bila jaman dulu anak-anak bermain secara riil, sekarang anak-anak bermain tembak-tembakan atau main masak-masakan secara virtual di layar tablet.
Teknologi membuat manusia malas bergerak, hal itu sebenarnya kurang baik untuk perkembangan anak.
Komik Dek Jaman Biyen berusaha mengingatkan kembali bagi generasi 80an bahwa sebenarnya kehidupan anak-anak jaman dulu lebih menyenangkan daripada kehidupan anak anak jaman sekarang.
Bila dulu anda suka main pletokan, meniup balon plembungan, baca komik silat, melempar gambar umbul, makan "anak mamee" berarti anda wajib baca komik ini.
Sekedar untuk bernostalgia atau mungkin untuk mengenalkan kehidupan masa lalu pada sang anak.
Sekedar untuk bernostalgia atau mungkin untuk mengenalkan kehidupan masa lalu pada sang anak.
Sayangnya komik ini tak tersedia di toko buku kesayangan anda. Karena ini komik indie yang pemasarannya terbatas.
Ukuran Komik : 19 X 27 cm bookpaper
Jumlah halaman : 32 halaman
Harga : Rp. 30.000,- (belum termasuk ongkos kirim)
Dicetak terbatas
Tidak tersedia di toko buku kesayangan anda
Cara Pemesanan:
Konfirmasi dulu ongkos kirimnya
atau bisa langsung cek di http://www.posindonesia.co.id/index.php/loginall-comuser-views/tarif-kiriman/kiriman-pos-domestik dengan daerah pengiriman Jakarta Barat dan berat sekitar 130 gr
Transfer ke rekening BCA No rek 5860711313
A/n Wahyu Hidayat
Kirim bukti transfer lewat
Whatsapp : 08561256466
BBM : 79C51040
Untuk mempermudah pengecekan.
Jangan lupa sertakan alamat lengkap beserta nomor teleponnya.
Langsung deh komik dikirim
Kamis, 12 Maret 2015
Sawudele Dewe Comics
Perkenalkan logo "SAWUDELE DEWE comics" yang akan menyajikan komik-komik indie untuk anda, nantikan segera produknya!!!
Senin, 17 November 2014
Kamis, 13 November 2014
Selasa, 23 September 2014
DOBO: Mangga Bekas Kalong
Selasa, 16 September 2014
Sabtu, 13 September 2014
Sketsa cover Komik KANCIL
Senin, 08 September 2014
Dobo: ICE BUCKET CHALLENGE
Dobo ditantang Si Koel untuk melakukan Ice Bucket Challenge.
Kharakter "Koel" milik Kurnia Harta Winata
Rabu, 16 April 2014
BREAK sebentar!
Buat pengunjung setia blog Dobo: Mohon maaf bila untuk sementara waktu blog ini akan terbengkalai sementara dikarenakan yang punya blog sedang sibuk dengan sesuatu yang penting dalam hidupnya.
Kamis, 03 April 2014
DOBO 08: Bau Badan
Nyanyian Dobo membuat burung-burung kabur dari sarangnya, kalau di jaman sekarang mungkin akan mengganggu sinyal penerbangan.
Hal lain yang membuat nggak nyaman adalah bau badannya yang membuat mabuk penghuni sungai.
Jumat, 28 Maret 2014
Membuat Sketsa Cover Komik
Selain bikin komik sendiri, saya juga punya job sampingan me-layout komik orang lain, kadang sekalian membuat konsep cover komiknya.
Membuat konsep cover comik merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah.
Susahnya: cover komik harus tampil menarik, nggak melenceng dari cerita, membuat penasaran dan yang penting harus "menjual".
Gampangnya: setelah konsep selesai (berupa sket kasar) kita tinggal melemparnya ke orang lain.
Berikut ini beberapa contoh konsep cover yang pernah saya bikin. (Klik untuk memperbesar).
Ingat saat mendesain Cover komik, pastikan kamu menyediakan space untuk menaruh judul, penerbit dan nama pengarang.
Membuat konsep cover comik merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah.
Susahnya: cover komik harus tampil menarik, nggak melenceng dari cerita, membuat penasaran dan yang penting harus "menjual".
Gampangnya: setelah konsep selesai (berupa sket kasar) kita tinggal melemparnya ke orang lain.
Berikut ini beberapa contoh konsep cover yang pernah saya bikin. (Klik untuk memperbesar).
![]() |
| Digambar oleh Zarki |
![]() |
| Digambar oleh Sungging Priyanto (Studio 610) |
![]() |
| Digambar oleh Sungging Priyanto (Studio 610) |
Rabu, 26 Maret 2014
Rabu, 19 Maret 2014
DOBO 06: BELAJAR DARI PENGALAMAN
Asbu Jamke, singa paling buas di lembah Cingku Rongga rupanya cukup cerdas, ia tak mau untuk kedua kalinya kejatuhan tubuh Dobo yang cukup berat.
Namun perkiraannya kali ini meleset, ia tetep kena sial.
Sepertinya Dobo dan Asbu Jamke akan jadi musuh bebuyutan, dengan perseteruan tak kunjung henti.
Kamis, 13 Maret 2014
Langganan:
Postingan (Atom)



































